GEORGIA (Berita SuaraMedia) – Segera tinggalkan password 8 karakter atau kurang. Sekarang adalah era password 12 karakter.

Menurut laporan yang diterbitkan pekan ini oleh Institut Teknologi Georgia.

Para peneliti menggunakan cluster kartu grafis untuk memecahkan password delapan karakter dan hanya memerlukan waktu kurang dari dua jam.

Tetapi ketika peneliti mencoba menjebol password 12-karakter, maka mereka menemukan bahwa hal itu akan perlu waktu 17.134 tahun.

“Panjang password Anda dalam beberapa kasus dapat mendikte kerentanan,” kata Joshua Davis, ilmuwan riset di Georgia Tech Research Institute.

“Sulit untuk mengatakan apa yang akan terjadi di masa mendatang, tapi untuk saat ini, password 12-karakter harus standar,” kata Richard Boyd, seorang ilmuwan peneliti senior yang juga bekerja pada proyek tersebut.

Para peneliti merekomendasikan 12-karakter password dibandingkan 11 atau 13 karakter. Karena 12 keseimbangan antara “kenyamanan dan keamanan.”

Mereka beranggapan seorang hacker canggih mungkin bisa mencoba kombinasi 1 triliun sandi per detik.

Dalam skenario itu, dibutuhkan 180 tahun untuk memecahkan sandi 11-karakter. Tapi ada suatu lompatan besar ketika ditambahkan satu karakter lagi karena diperlukan 17.134 tahun. (ar/in

<!– Move –>

Screenshot situs yang dibajak oleh hacker yang mendukung Abu Bakar Ba'asyir. (Foto: lelangmotor.com)

JAKARTA (Berita SuaraMedia)  – Setelah FreeABB.com yang menghebohkan, dukungan pada Abu Bakar Ba’asyir kembali muncul di internet. Setidaknya 12 situs dikuasai hacker untuk menampilkan pesan pembebasan..

Berdasarkan penelusuran, situs yang menjadi korban termasuk situs milik pemerintah Kaltim http://kaltimprov.go.id. Saat diakses Senin pagi, situs ini bertuliskan sedang dalam perbaikan.

Sementara pesan yang disampaikan hacker masih bisa dilihat di beberapa situs berikut ini:

http://www.lelangmotor.com,http://eduluminari.com, http://jibas.net, http://primaxindo.com, http://www.bahanna.co.id, http://www.biramaprod.com/index.html, http://www.globaltravel.co.id, http://www.mayasari.net, http://www.paninsekuritas.co.id, http://www.paypulsa.com, http://www.portalradiografi.web.id, http://www.stannia.co.cc/files/index.html

Dalam aksinya hacker menampilkan foto Abu Bakar Baasyir, pimpinan Arrahmah Media Muhammad Jibriel, juga Ustadz Amman Abdurrahman yang beberapa waktu lalu diringkus oleh Densus 88 di Sumedang.

Di situs yang halamannya telah diubah itu tertulis “BEBASKAN MEREKA WAHAI MUSUH-MUSUH ALLAH …!!! We support MUJAHIDEEN all over the world..!!!”.

Hacker juga memuat nasihat kepada kaum Muslimin agar meninggalkan segala bentuk kesyirikan.

Tidak ketinggalan, si hacker juga melantunkan do’a: “Ya Allah ampuni kami jika belum bisa bergabung dengan kafilah mujahidin, baru ini dan do’a yang bisa kami berikan untuk mendukung tentara-Mu (mujahidin), ya Allah !!! Ampunilah kelemahan & kebodohan kami serta jadikan kami golongan orang-orang yang beriman (muwahidin)…amiin !!! Insya Allah mudah2-an kami bisa bergabung dengan saudara kami (mujahidin) sebentar lagi…amiin !!”

Hacker yang menyebut dirinya sebagai “ashaburayatisud” itu menyatakan tidak akan merusak isi dari situs.

“Jangan khawatir, kami tidak merusak atau memanipulasi data-data penting dalam situs ini, hanya menambahkan page ini saja dan sedikit konfigurasi,” katanya. (ar/inl2)

ARIZONA (Berita SuaraMedia) – Charles Okeke, pria 43 tahun asal Phoenix Arizona, Amerika Serikat, tak pernah menyangka akan menjadi orang pertama yang bergelar “manusia berjantung artifisial”.

Gelar yang sudah disandangnya dua tahun belakangan itu, ia dapatkan setelah tubuhnya menolak keberadaan jantung yang ditransplantasikan kepadanya, sejak berusia 30 tahun. Sejak itulah, hidup Okeke Inilah Manusia Dengan Jantung Buatan Portable Pertama di Duniabergantung kepada mesin seberat 181 kg.

Selama sekitar dua tahun, ia harus hidup di Rumah Sakit Mayo Clinic Phoenix, karena harus selalu berada dekat dengan mesin seukuran mesin cuci, yang berperan menyuplai darah ke seluruh tubuh.

Untungnya, perusahaan perangkat kesehatan SynCardia berhasil membuat jantung artifisial terkecil di dunia, sebutannya Total Artificial Heart. Lembaga pemerintah bidang makanan dan obat-obatan baru saja menyetujui penggunaan alat ini, dan Okeke menjadi orang pertama yang menggunakan peranti portable, bisa dibawa kemana-mana, seberat sekitar 6 kg itu.

Ukuran jantung buatan ini bisa jauh lebih kecil ketimbang perangkat sebelumnya, karena sensor-sensor yang digunakannya juga mengecil.

“Sensor-sensor yang dulu besarnya seukuran kaleng sup, sekarang besarnya hanya seperempatnya. Ini memungkinkan kita untuk mengurangi ukuran seluruh konsol,” kata Steven Langford dari SynCardia.

Jantung artifisial portable itu dijual SynCardia seharga US$125.000 dengan biaya perawatan US$18.000 per tahun. Ditenagai oleh sebuah baterai, dan dilengkapi empat katup, alat ini menggantikan peran ventrikel-ventrikel jantung untuk memompa darah ke berbagai organ lain seperti hati, atau ginjal.

Berkat total artificial heart, Okeke kini bisa meninggalkan rumah sakit dan pulang ke rumah yang telah ia tinggalkan selama dua tahun. Ia bisa beraktivitas lebih leluasa, karena jantung buatannya kini bisa ia tenteng ke mana-mana di dalam tas punggungnya.

“Kini saya adalah manusia yang bahagia, sebagaimana Anda lihat saat ini. Saya bisa tidur di tempat tidur saya sendiri setelah dua tahun tidur di rumah sakit,” .” kata Okeke.

Okeke memang masih harus berlatih keras untuk menjaga kebugaran tubuhnya, sementara masih menunggu jantung dari donor, untuk ditransplantasikan kembali ke dalam tubuhnya. Tapi, selama ia belum menemukan jantung yang tepat, dokter memperbolehkannya untuk menggunakan jantung buatan portabel ini, hingga waktu yang tidak terbatas. (ar/vs/kb/tbn)

Jumat, 20 Agustus 2010 15:31 <!– Move –>

TOKYO (Berita SuaraMedia) – Tak selamanya gambar animasi hewan laut itu lucu dan menggemaskan.

Buktinya seorang hacker justru sengaja menggunakan gambar tersebut untuk mengambil file-file penting dari komputer yang terinfeksi.

Virus yang dinamai Ika-Tako atau yang berarti gurita ini diketahui mulai menginfeksi komputer sejak Mei lalu melalui situs berbagi file di Jepang, Winny.

Sejak saat itu, virus gurita tersebut telah menyerang 20.000 hingga 50.000 komputer.

Virus itu sendiri menyamar ke dalam file musik yang di-download pengguna.

Setelah file dimainkan, Mulailah virus ini berjalan melalui hard drive komputer dan menginfeksi file yang ada di dalam komputer dan sistem operasinya.

File-file yang terinfeksi akan berubah menjadi gambar cumi-cumi, gurita atau landak laut, kemudian hilang. Diduga file tersebut langsung terkirim ke server oleh sang peretas.

Sang pembuat virus ternyata hacker yang bernama Masato Nakatsuji. Ia telah berkali-kali ditangkap namun tak pernah kapok.

Pada tahun 2008, dia pernah ditahan karena membuat malware dan melanggar hak cipta anime Clannad.

Nakatsuji mengatakan akan tetap mengulangi perbuatannya hanya untuk melihat seberapa banyak program komputer yang berhasil mendeteksi dan menghapus virus buatannya itu.

Seperti diberitakan PC World, Jumat (20/8/2010), mengingat banyaknya file orang yang tersimpan di komputernya, banyak pihak yang curiga ada motif lain yang lebih besar di balik penyebaran virusnya yang sepertinya hanya untuk memamerkan keterampilannya berkomputer.(ar/ok/tmp)

WASHINGTON (Berita SuaraMedia) – Selebriti dunia seperti Britney Spears dan Lady Gaga boleh saja memiliki jutaan followers di Twitter. Tapi, keduanya belum memiliki pengaruh di mikroblogging tersebut.

Berdasarkan laporan penelitian Hewlett-Packard Social Computing Lab, ada beberapa pengguna Twitter yang dianggap paling berpengaruh. Salah satunya adalah pengguna Twitter asal Indonesia, Joko Anwar. Sutradara film Janji Joni tersebut bahkan mengalahkan aktor dunia seperti Asthon Kutcher soal pengaruh di Twitter.

Joko Anwar sendiri  diketahui baru memiliki sekira 60.000 pengikut, berbeda dengan Ashton yang telah memiliki lebih dari 3 juta follower.

Peneliti HP Lab mengatakan, untuk menentukan daftar ini mereka tak hanya menilai seberapa banyak pengikut yang dimiliki namun juga seberapa banyak klik dari link yang diposting pengguna Twitter dan kemudian repost, atau retweet.

Tujuan penelitian adalah untuk mencari tahu suara-suara di situs jaringan sosial yang menyebarkan ide-ide kepada seluruh pengguna Twitter.

“Jika pesan seseorang tidak mengarah kepada tindakan, kami tidak dapat mengatakan bahwa dia berpengaruh,” kata Bernardo Huberman HP Labs seperti diberitakan Foxnews.

“Britney dapat memiliki banyak penonton pada konser-nya tetapi jika mereka tidak mengubah sesuatu dalam diri mereka, atau memberitahu orang lain untuk mengadakan perubahan, maka itu bukanlah konser berpengaruh,” kata Huberman.

Top 10 Pengguna Internet Paling Berpengaruh versi HP Labs:

1. @mashable

2. @jokoanwar

3. @google

4. @aplusk (Ashton Kutcher)

5. @syfy

6. @smashingmag

7. @michellemalkin

8. @theonion

9. @rww

10. @breakingnews

LONDON (Berita SuaraMedia) – Nama-nama artis seperti Cameron Diaz, Julia Roberts dan Jessica Biel adalah contoh nama-nama artis yang berbahaya apabila dicari namanya di internet.

Menurut perusahaan keamanan komputer McAfee, nama-nama artis tersebut masuk ke dalam daftar nama-nama yang berbahaya apabila dicari namanya di internet, seperti diberitakan
Press Association.

Nama-nama artis tersebut digunakan oleh oknum-oknum yang tak bertanggung jawab sebagai pancingan untuk mengunjungi situs-situs mereka yang rata-rata menyimpan virus berbahaya.

Saat namanya diketikkan di atas mesin pencari, maka hasil pencariannya akan menyediakan indeks berisi link-link situs web berbahaya (malicious site)

Orang-orang  yang meng-klik link-link situs yang tidak tersebut maka komputer mereka terkena virus.

Setelah terinfeksi virus, para pelaku kejahatan cyber tersebut bisa mencuri password online banking mereka, password e-mail, dan lain-lain.

Dengan memasang nama orang terkenal, untuk mengelabui orang-orang, adalah salah satu modus operandi dari para pelaku kejahatan cyber saat ini.

“Tahun ini hasil pencarian selebriti lebih aman daripada tahun-tahun sebelumnya,” kata Dave Marcus, pakar keamanan McAfee dikutip dari situs eWeek.

Sekarang para pembuat virus lebih suka menyembunyikan konten berbahaya di balik link URL yang bisa menyebar secara viral di jejaring sosial dan Twitter. Namun tetap saja, malware lewat pencarian masih membahayakan saat kita sedang berselancar internet.

Pencarian Diaz akan memberikan 10 persen link-link ke situs berbahaya dari seluruh hasil pencarian di indeks. Terlebih lagi bila kata kunci pencarian lebih spesifik ‘Cameron Diaz screensavers’, maka 19 persen dari hasil pencarian akan mengarah ke situs web yang bisa merusak.

Menyusul Cameron Diaz, pencarian terhadap selebriti-selebriti lain yang berbahaya adalah Julia Roberts, Jessica Biel, supermodel Gisele Bündchen dan aktor Brad Pitt.

Beberapa pencarian terhadap selebriti lain yang juga patut diwaspadai adalah supermodel Adriana Lima, Jennifer Love Hewitt, Tom Cruise, Heidi Klum, PenelopeCruz, Anna Paquin, Maria Sharapova, Andy Roddick, dan Tiger Woods.

Presiden Barack Obama dan kandidat wakil presiden Sarah Palin juga termasuk dalam jajaran pencarian yang berbahaya.

“Para kriminil cyber mengikuti topik-topik yang sedang hangat di kalangan pengguna, dan terus menciptakan jebakan berdasarkan tren terakhir,” Marcus menjelaskan.

“Saat berselancar internet baik di web maupun melalui ponsel Anda, sebaiknya hati-hati saat mengeklik link dari Twitter menyangkut selbriti favorit Anda. Pastikan peranti Anda memiliki software keamanan mutakhir,” kata Marcus.

McAfee menjalankan percobaan ini di bulan Juli untuk mendeteksi situs-situs internet yang berbahaya. Hasil penelitian menyebutkan bahwa jumlah orang-orang yang mengunjungi situs-situs berbahaya karena tertarik akan “pancingan” foto / video dari artis-artis ternama sangatlah banyak. (ar/ok/vs)

NEW YORK (Berita SuaraMedia) – Daisy Khan terkejut. Dalam sebuah percakapan telepon dengannya beberapa menit yang lalu ia mengatakan bahwa ia tidak dapat percaya bahwa apa yang telah dimulai sebagai “sebuah pusat komunitas bagi semua orang di lingkungan tersebut, untuk memperkokoh orang-orang dari semua agama, telah menjadi begitu miring. Sulit bagi kami untuk membayangkan bahwa kami berada di dalam sebuah kontroversi yang tebal seperti ini. RepubliKan benar-benar akan mengincar kami.” Daisy Khan, bersama dengan suaminya Imam Faisal Abdul Rauf, adalah salah satu dari rekan pendIri Dewan Cordoba, yang telah mengusulkan untuk membangun sebuah Masjid di dua blok dari Ground Zero, menyebabkan sebuah kehebohan keagamaan. Ia mengatakan bahwa ia dan suaminya tidak akan mundur. “Terlalu banyak yang dipertaruhkan,”ia mengatakan.”Hak-hak konstitusional, perkembangan Muslim di sini, bagaimana dunia menyaksikan AS. Kita memberitahu semua masyarakat Amerika untuk menegakkan kebebasan beragama. Kita seharusnya tidak menodai nilai-nilai tersebut. Khan mengatakan bahwa ini adalah “bukti bahwa masih ada pengobatan yang harus terjadi. Terdapat masalah yang lebih besar di sini dan masalah tersebut juga tentang bagaimana Muslim dilihat. Kapankah Muslim akan diterima sebagai warga lama Amerika yang sederhana?” Khan mengatakan bahwa terdapat begitu banyak percabangan untuk menutup atau terpaksa direlokasi. “Kami memperdebatkan tentang memiliki sebuah dialog yang mujarab, membangun jembatan dan keseluruhan hal ini telah berubah menjadi berlawanan dari apa yang telah dibayangkan.” Ia mengatakan bahwa mereka sekarang sedang membahas dengan para keluarga korban 9/11. “Kami akan melakukan sebuah dialog dengan mereka.” Namun ia mengatakan, “Ini adalah sebuah hak milik pribadi. Untuk pergi menjauh tanpa mengambil segala sesuatu dalam pertimbangan akan menjadi suatu hal yang tidak bertanggung jawab.” Beberapa dari pertimbangan yang paling serius , ia mengatakan, adalah fakta bahwa publisitas akan menyakiti para Muslim di bagian lain negara tersebut dan kebebasan beragama tersebut berada di bawah semacam serangan serius. Tidak hanya itu, namun Khan mengatakan bahwa fitnahan dari rencana untuk Masjid tersebut “hanya akan memperkuat para pendukung kami. Tidak ada satupun dari mereka telah menyerah. Mereka melingkari kereta di sekeliling kami. Mereka tahu bahwa mereka bisa jadi yang berikutnya.” Ia menyebutkan para pendukung dari semua agama. Sejauh pendanaan, penggalangan dana belum dimulai karena “Atas saran dari pengacara kami, kami ingin membersihkan rintangan-rintangan sipil terlebih dahulu. Sekarang bahwa jelas kami merasa diri kami sendiri berada di tengah-tengah kontroversi ini.” Ia dan suaminya telah berhubungan dengan komunitas Muslim di seluruh AS. “Ini adalah kekhawatiran yang besar dari para komunitas Muslim karena hal ini telah memicu perasaan anti-Islam dan anti-Masjid di mana saja. Enam Masjid telah dicegah pendiriannya. Kami harus berhati-hati tentang setiap langkah yang kami ambil. Terdapat taruhan besar dalam hal ini.” Ia dan suaminya telah menjadi target dari ancaman kematian besar sejak kontroversi tersebut dimulai dan ancaman tersebut meningkat begitu juga dengan surat-surat kebencian. “Kami bekerjasama dengan polisi tentang masalah ini.” “Apa yang memberi kami kekuatan,” ia mengatakan, adalah “Kami berada di sebuah masa pembuatan sejarah. Cita-cita kami harus menang. Kami harus berjuang untuk sebuah masyarakat yang lebih besar.” Daisy Khan mengatakan bahwa ia merasa takut beberapa hari ini untuk membuka koran dan menyalakan televisi. “Sulit untuk melihat diri Anda sendiri digambarkan dengan cara ini setiap hari. Namun bagi saya ini adalah sebuah indikasi bahwa kontroversi pasca 9/11 belum selesai. Kontroversi tersebut belum berakhir dan tidak juga pulih. Ini adalah saat-saat pengajaran. Sebuah masa pemulihan.” Suaminya, Imam Faisal sedang melakukan tur Departemen Luar Negeri keliling negara-negara Timur Tengah. Ia mengatakan bahwa sejauh ini mereka tidak memiliki terlalu banyak ketertarikan dari komunitas Muslim luar negeri namun satu-satunya yang mereka telah dengar, menunggu untuk melihat apa yang akan terjadi. “Saya yakin ketika Imam tersebut berada di Luar negeri, maka akan menimbulkan ketertarikan dari pihak luar tentang subjek tersebut.” Untuk saat ini, “Kami memiliki sebuah masa yang terlalu penting untuk mundur. Kami harus menerima musuh kami dan mengubah mereka. Kami harus meyakinkan orang-orang bahwa tidak semua Muslim adalah ekstrimis. Kita harus mendidik mereka untuk dapat membedakan antara kami dan pada masalah Islamophobia. Ini adalah sebuah pertarungan lebih besar. Ini adalah saat-saat yang menentukan bagi kami.”